selamat datang

HIDUP

SUDAHKAH KITA HIDUP YANG SEBENARNYA,........????

sayangku

Senin, 04 Juli 2011

porno

PEMBLOKIRAN SITUS PORNO,  KAPAN REALISASINYA?


Saat ini penggunaan internet di Indonesia terus mengalami perkembangan. Tidak hanya di kota-kota besar, di bergai pelosok desa pun telah mengenal internet yang pada umunya terdiri dari kaum muda dan para remaja. Data statistik Menujukkan terhitung dari tahun 2000 sampai 2009 mengalami peningkatan 1150.00%. dimana pada tahun terdapat 2.000.000 pengguna internet, Sedangkan data terakhir (tahun 2009) menunjukan bahawa pengguna di indonesia internet melonjak pada angka 30.000.000.

Angka yang sungguh membanggakan andai kata dibalik perkembangan ini tidak memberikan dampak negativ yang sangat meresahkan bagi kita semua terutama para orang tua. Tetapi pada faktanya sesuai dengan  Data terakhir hasil survey yang dilakukan oleh komisi perlindungan anak  indonesia (KPAI) yang diadakan di kota besar antara lain jakarta, surabaya dan bandung menunjukkan bahwa 32 persen anak remaja usia 14-18 tahun sudah pernah melakukan seks di luar nikah. Lagi-lagi pemicunya adalah situs posrno. Berdasarkan hasil survey tersebut 91 persen remaja yang melakukan seks pranikah terinspirasi dari film porno yang dengan mudah dapat diakses dari internet.

Sungguh merupakan hal yang ironis apa bila keberadaan internet yang seharusnya menjadi media yang mencerdaskan bangsa, justru malah mengarahkan generasi bangsa ini kepada moral yang bejat. Apa lagi seperti yang di beritakan banyak media, bahwa pada kenyataannya Indonesia menduduki peringkat 7 terbesar dunia dalam rangking pengakses situs porno.
Memang adanya internet tidak hanya memberikan danpak negativ. Begitu banyak dampak positif yang bias diambil dari internet. Namaun ketika dua sisi ini justru  berjalan tidak seimbanga dan justru lebih condong kearah yang negative maka kita dituntut lebih  hati hati dan lebih jeli.

Melihat begitu banyaknya situs porno yang dengan mudah bisa diakses, baik situs lokal maupun luar,  seharusnya pemerintah lebih peka dan serius untuk mengatasi hal ini. Memang hal ini tidak bisa lepas dari peran pengawasan orang tua, namun Peran Pemerintah dalam hal ini menkominfo  harus lebih dominan untuk mengatasi hal ini, Mengingat kebanyakan para orang tua yang kurang kompeten dalam dunia tehnologi. Sehingga dibutuhkan pengawasan secara terpusat yaitu dengan melakukan pemblokiran terhadap akses situs porno secara menyeluruh.


Pada tahun 2008 Pemerintah dalam hal ini Menkominfo Muhammad Nuh memberikan pernyataan bahwa situs porno akan diblokir, namun pada kenyataanya saat ini jutaan situs porno tetap saja dapat mengalir dan dengan mudah dapat diakses tanpa ada filter sedikitpun. Hal ini menandakan kekurang seriusan terhadap masalah ini. Bila sikap pemerintah tetap seperti maka tidak usah heran dengan hasil survey berikutnya. Mungkin tidak hanya di kota besar dan di pelosok desa pun prilaku seks bebas akan menjadi hal lazim.

Tidak ada komentar:

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...